AKRONIM
Akronim adalah kependekan
yang berupa gabungan huruf atau suku kata, atau bagian lain yang ditulis
dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Misal rudal untuk peluru kendali (KBBI
Edisi Ketiga). Perihal akronim dalam perspektif ilmu bahasa dan aplikasinya
dalam teknologi informasi telah dijelaskan oleh Zahariev.
Definisi
Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI) online. Kependekan yg berupa gabungan huruf atau suku
kata atau bagian lain yg ditulis dan dilafalkan sbg kata yg wajar (msl mayjen
mayor jenderal, rudal peluru kendali, dan sidak inspeksi mendadak).
Akronim terlalu pendek kurang disukai karena berisiko
ditemui akronim yang sama tetapi berbeda makna. Sebalik-nya, akronim yang
terlalu panjang dapat merepotkan. Kesesuaian dengan kata-kata atau makna yang
diwakili merupakan hal penting, di samping perlunya akronim itu mudah
diucapkan.
Konflik pengertian dengan kata lain atau akronim lain
dapat menimbulkan komplikasi yang tidak perlu. Pembentukan akronim dalam
perspektif etika bahasa dapat mengacu pada pendapat Wittgenstein (1889-1951,
filsuf bahasa, matematika, dan logika) yang menyatakan bahwa perkataan adalah
sebuah tindakan moral, sehingga perkataan yang benar adalah yang didasari dengan
etika, moralitas, dan logika yang baik.
Contoh-contoh akronim
Akronim umum:
- Asbun - asal bunyi
- Sinetron - sinema elektronik
- Petrus - penembak misterius
- Markus - makelar kasus
Akronim politik di Indonesia:
- Kades - Kepala Desa
- Pelita - Pembangunan Lima Tahun
- Pemkot - Pemerintah Kota (Kotamadya)
Akronim lalu lintas:
- STNK - Surat Tanda Nomor Kendaraan
- SIM: Surat Izin Mengemudi
- BPKB: Buku Pemilik Kendaraan Bermotor
Akronim terkait dengan masalah pendidikan:
- Toga: Tanaman Obat keluarGA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar