KATA BAKU DAN KATA TIDAK BAKU
Banyak masyarakat
Indonesia berkomunikasi dengan menggunakan bahasa indonesia yang kurang sesuai
dengan aturan, contohnya dari kata baku di ucapkan menjadi kata tidak baku. Berikut
penjelasan tentang kata baku dan tidak baku.
A. Penjelasan mengenai kata baku
Kata baku adalah kata yang digunakan
sudah sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang telah di tentukan, Atau
kata baku merupakan kata yang sudah benar dengan aturan maupun ejaan kaidah
bahasa Indonesia dan sumber utama dari bahasa baku yaitu Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI). Kata baku umumnya sering digunakan pada kalimat yang resmi,
baik itu dalam suatu tulisan maupun dalam pengungkapan kata-kata.
Kata-kata baku yaitu kata yang
digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang sudah di tentukan
sebelumnya dan suatu kata bisa disebut dengan kata tidak baku jika kata yang
digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. ketidakbakuan suatu kata
bukan hanya ditimbulkan oleh salah penulisan saja, akan tetapi bisa juga
disebabkan oleh pengucapan yang salah dan penyusunan suatu kalimat yang tidak
benar. Biasanya kata tidak baku selalu muncul dalam percakapan kita
sehari-hari.
Penjelasan
lengkap mengenai Kata Baku & Tidak Baku
Kata baku biasanya sering digunakan ketika:
- Membuat karya ilmiah.
- Membuat surat lamaran pekerjaan.
- Membuat surat dinas, surat edaran dan surat resmi lainnya.
- Membuat laporan.
- Membuat nota dinas.
- Saat berpidato dan rapat dinas.
- Saat musyawarah atau diskusi.
- Surat menyurat antara organisasi, instansi atau lembaga, dan lain-lain.
B. Penjelasan mengenai kata tidak baku
Kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak
sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa sudah ditentukan. Biasanya kata tidak
baku sering digunakan saat percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur.
Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan munculnya kata tidak baku, yang
diantaranya sebagai berikut ini:
- Yang menggunakan bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata yang dia maksud.
- Yang menggunakan bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari penggunaan suatu kata, itulah yang menyebabkan kata tidak baku selalu ada.
- Yang menggunakan bahasa sudah terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa menggunakan kata yang tidak baku.
- Dan yang terakhir, yang menggunakan bahasa sudah terbiasa memakai kata tidak baku.
C. Beberapa contoh kata baku dan tidak baku
1. Contoh kata baku
Misalnya seperti: aktif, pasif, apotek, efektif,
karena, foto, biosfer, bus, objek, november, praktik, negeri, teknik, daftar,
nasihat dan lain-lain. Kalimatnya: Pada hari ini saya akan keluar kota.
2. Contoh kata tidak baku
Misalnya seperti: aktip, pasip, apotik, efektip,
karna, poto, biosfir, bis, obyek, nopember, praktek, negri, tekhnik, nasehat
dan lain-lain. Kalimatnya: Saya akan keluar kota pada hari ini.
Itulah di bagian atas artikel yang
membahas tentang pengertian kata baku dan kata tidak baku. Semoga
artikel ini dapat bermanfaat dan jika ada kekurangan ataupun kesalahan mohon
dimaafkan, serta terimakasih telah membaca artikel ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar